Ketika nafsu makan sedang menurun, biasanya banyak orang yang mengonsumsi obat penambah nafsu makan. Biasanya, zat-zat yang terkandung dalam obat penambah nafsu makan adalah berbagai jenis vitamin. Nah, apa saja sih jenis-jenis vitamin penambah nafsu makan?

 

1. Vitamin B1

Thiamin atau vitamin B1 merupakan vitamin penambah nafsu makan yang berperan penting dalam mengubah karbohidrat menjadi energi. Jika kita mengalami kekurangan vitamin B1, maka tubuh kita akan kesulitan menghasilkan energi, sering lelah, dan berujung pada berkurangnya nafsu makan.

Untuk dapat mencukupi kebutuhan vitamin penambah nafsu makan yang satu ini, kamu dapat mengonsumsi beberapa jenis makanan, seperti sereal, biji-bijian, telur, susu, dan sayuran hijau. Namun, perhatikan jumlah asupan vitamin B1 yang masuk ke dalam tubuhmu ya, karena jika terlalu banyak mengonsumsi vitamin B1 dapat mengakibatkan nafsu makanmu semakin berkurang.

 

2. Omega 3

Omega 3 adalah salah satu nutrisi yang diyakini bermanfaat untuk meningkatkan nafsu makan. Omega 3 merupakan sebuah asam lemak penting yang dibutuhkan oleh tubuh dan hanya didapatkan dengan cara mengonsumsi makanan-makanan tertentu. Zat ini tidak diproduksi secara alami oleh tubuh.

Sumber omega 3 yang tinggi terkandung dalam suplemen minyak ikan. Namun tidak usah khawatir, selain dari minyak ikan, kamu juga dapat menemukan omega 3 pada makanan lain seperti ikan, telur, biji-bijian, kacang-kacangan, tiram, serta sayuran hijau gelap seperti bayam, kangkung, dan bok choy.

 

3. Zinc

Salah satu hal yang menjadi penyebab berkurangnya nafsu makan adalah kekurangan zinc. Padahal, zinc adalah nutrisi dasar yang memiliki peran penting, seperti mengikat protein dalam tubuh. Karena itu, mencukupi kebutuhan zinc harian baik dalam bentuk makanan atau suplemen dapat membantu meningkatkan nafsu makan yang turun.

Kebutuhan manusia akan vitamin penambah nafsu makan yang satu ini pun tidak sama. Laki-laki biasanya membutuhkannya lebih banyak ketimbang perempuan. Nah, zinc bisa didapat dari sumber alami, baik hewani maupun nabati, seperti daging merah, daging unggas, seafood, tiram, produk susu, kacang-kacangan, sereal, dan biji labu kuning.

 

4. Vitamin B9

Vitamin B9 atau yang juga dikenal dengan asam folat ini memiliki peran penting pada pembentukan DNA, RNA, dan sel baru dalam tubuh. Tidak berbeda dengan vitamin B lainnya, asam folat memiliki fungsi sebagai pemecah karbohidrat, dan lemak menjadi energi, sehingga metabolisme meningkat. Hal tersebut kemudian akan memberikan efek positif dalam peningkatan nafsu makan.

Untuk dapat memenuhi asupan vitamin penambah nafsu makan ini, kamu dapat mengonsumsi beberapa jenis makanan seperti buah alpukat, sitrus (jeruk nipis, lemon, jeruk bali, dan lain-lain), gandum beserta produk olahan gandum lainnya, dan kacang-kacangan.

 

Itulah beberapa jenis vitamin penambah nafsu makan yang baik untuk tubuh. Selain memenuhi asupan keempat vitamin di atas, jangan lupa untuk memenuhi asupan vitamin C bagi tubuhmu juga, ya! Agar praktis, kamu dapat mengonsumsi suplemen vitamin C tablet seperti Vitacimin. Saat ini Vitacimin telah tersedia di supermarket, toko, dan pusat perbelanjaan di sekitarmu. Tersedia 4 pilihan rasa, Fresh Lemon, Sweet Orange, Tropical Fruit Punch, dan Juicy Blueberry.

 

Cara mengonsumsi Vitacimin cukup dihisap tanpa memerlukan air untuk diminum atau dilarutkan. Vitacimin dapat diandalkan untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian. Dapat dikonsumsi 1-2 tablet sehari. Produknya, terdiri dari 10 strip (20 tablet hisap) dalam 1 kemasan family pack sehingga praktis untuk dibawa ke manapun kamu pergi.