Masyarakat dunia kini sedang gempar karena munculnya virus Korona yang belum ditemukan obatnya. Virus yang awalnya berasal dari Wuhan, Tiongkok, ini bahkan telah menyebar ke beberapa belahan dunia. Virus yang diduga berasal dari hewan liar tersebut mulai ditemukan sejak pertengahan Desember 2019 lalu. Virus ini menyebar begitu cepat dan dikabarkan telah muncul di sekitar 13 negara dunia, termasuk negara Asia seperti Singapura, Jepang, dan Thailand, hingga ke Amerika Serikat dan Prancis.

Gejala yang muncul setelah terkena virus ini agak lama setelah penderita terjangkit, sehingga orang-orang dapat menyebarkan virus tersebut sebelum gejalanya muncul. Beberapa gejalanya di antaranya demam tinggi yang berulang dan batuk lama setelah demam. Orang dewasa biasanya akan merasa sakit kepala dan mengalami masalah pada bagian pernapasan. Virus ini sangat menular dan sangat rentan menulari anak-anak. 

Namun, jangan panik, yang penting Anda tetap waspada dan menjaga kondisi tubuh Anda dengan cara berikut ini. 

1. Selalu mencuci tangan

Ini adalah salah satu kunci utama untuk menjaga diri Anda. Cucilah tangan setiap kali Anda datang dari tempat umum atau menyentuh alat-alat publik karena berpotensi mengandung virus yang disentuh oleh pengidap virus corona. Selain itu Anda juga bisa membersihkan tangan dengan hand sanitizer yang mengandung alkohol.

2. Gunakan masker

Saat berada di ruang publik, termasuk saat naik angkutan umum, sebaiknya gunakan masker. Selain itu, selalu tutup mulut dan hidung dengan tisu saat Anda batuk dan bersin, hindari meludah dan membuang dahak sembarangan, serta sebisa mungkin hindari kerumunan untuk mencegah risiko penularan virus.

3. Hindari kontak dengan orang flu

Virus korona bisa menyebabkan pneumonia atau radang pada paru-paru yang menyebabkan kegagalan pernapasan. Gejala penyakit ini mirip flu, yakni berupa batuk, kelelahan, dan sakit tenggorokan. Jika tidak ada keperluan apa pun, sebaiknya hindari kontak dengan orang yang tampak mengalami gejala flu seperti ini.

4. Jaga tubuh agar tetap terhidrasi

Jaga agar tenggorokan tetap lembap dan jangan sampai mengering. Oleh karena itu, rajinlah minum air putih minimal 8 gelas sehari. Setiap kali tenggorakan terasa kering, segera minum air dan jangan menundanya. Namun, tak perlu minum terlalu banyak pada satu waktu karena hal itu tidak akan membantu. Yang penting jaga terus kelembapan tenggorakan karena jika kering, virus akan lebih mudah menyerang. 

5. Jaga kondisi kesehatan tubuh

Virus akan mudah terjangkit jika tubuh Anda dalam kondisi yang tidak fit. Oleh karena itu, jaga selalu kesehatan tubuh Anda, salah satunya dengan mengurangi makanan yang digoreng dan selalu mengonsumsi vitamin C untuk menjaga stamina tubuh. 

6. Masak daging dan unggas sampai matang

Untuk mencegah penularan penyakit ini, WHO telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat dunia untuk memasak daging serta hewan unggas (ayam, angsa, bebek, dan burung) sampai matang. Begitu juga dengan telur dan daging-dagingan.

7. Hindari tempat-tempat ramai

Dalam situasi seperti ini, sebaiknya hindari tempat-tempat keramaian. Jika terpaksa harus pergi, sebaiknya gunakan masker untuk mencegah penyebaran virus. 

8. Hindari kontak dengan binatang liar tanpa proteksi

Virus korona yang bisa menular dari manusia ke manusia lain ini awalnya berasal dari hewan liar, yang dagingnya diperjualbelikan di sebuah pasar di pusat kota Wuhan di China. Karena itu juga, WHO juga mengimbau agar Anda menghindari kontak dengan binatang liar tanpa perlindungan.

Semua virus korona, termasuk virus corona 2019-nCoV belum ada obatnya. Virus ini memang memiliki risiko kematian, tetapi angkanya masih rendah dibandingkan orang yang terjangkit kemudian sembuh. Sebagai langkah awal, pastikan Anda dan keluarga selalu menjaga kesehatan diri dengan cara-cara tersebut, ya!