Penderita kanker payudara pada tahun 2012 di seluruh dunia tercatat dialami hampir 1,7 juta perempuan dan terus bertambah setiap tahunnya. Jenis kanker yang paling banyak diderita perempuan adalah kanker serviks dan payudara. Menurut penelitian, munculnya kanker payudara juga terkait dengan pola makan seseorang, termasuk konsumsi gula.

Selama ini, sudah banyak penelitian yang membahas keterkaitan gula dengan kanker payudara. Namun, penelitian tersebut lebih banyak melihat bagaimana peran gula dalam meningkatkan pertumbuhan sel kanker.

Patrick Quillin, PHD, RD, CNS, mantan direktur nutrisi untuk Cancer Treatment Centers of America di Tulsa yang dikutip dari beatcancer.org, mengemukakan bahwa sel-sel kanker menyerap gula 10-12 kali dari sel-sel sehat. Bahkan keberadaan gula dalam tubuh adalah salah satu cara yang akurat untuk mendeteksi pertumbuhan kanker yang menjadi dasar dari scan PET (Positron Emission Tomography).

Ketika gula dalam bentuk apa pun dikonsumsi, pankreas melepaskan hormon insulin. Kadar insulin yang tinggi inilah yang dapat menjadi pemicu munculnya kanker payudara. Memang penelitian ini belum cukup menjelaskan bagaimana gula memengaruhi metabolisme yang dapat mempengaruhi kanker. Namun, menurut American Institute for Cancer Research, lebih dari 100 ribu kasus kanker terjadi setiap tahunnya disebabkan oleh kelebihan berat badan yang dikontribusi oleh gula.

Jadi, sangat penting untuk mengurangi konsumsi gula agar tubuh lebih sehat dan risiko kanker payudara juga dapat dihindari. Apalagi, banyak studi yang menemukan bahwa konsumsi gula berlebihan juga bisa menyebabkan penyakit berbahaya lainnya seperti jantung, diabetes, dan alzheimer.